Guna Memutus Mata Rantai Covid-19 Disdukcapil Kab. Cirebon melakukan pelayanan Sistem Go.Online

Cirebon-Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam Peraturan Pemerintah tersebut, Pembatasan Sosial Berskala Besar diartikan sebagai pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19, untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus tersebut.

Pembatasan Sosial Berskala Besar paling sedikit meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. Hal itu juga terimbas tentang pelayanan dokumen kependudukan di Dukcapil Kab. Cirebon Rabu, (1/04/20). Pelayanan kependudukan untuk sekarang lebih dominan ke sistem online guna memutus mata rantai melalui social distancing atau jaga jarak sosial sebagai cara untuk mencegah penyebaran Virus Corona/COVID-19 dari orang ke orang.

Menurut keterangan dari Kepala Dinas Dukcapil Kab. Cirebon, Drs. H. Mochamad Syafrudin menuturkan pada media, “mulai 14 hari yang lalu kita sudah menerapkan banyak layanan melalui sistim online dan momentum ini menjadikan kami untuk lebih mengembangkan layanan online, ini jadi nanti setelah isu virus corona selesai kemungkinan juga banyak online, dan secara tidak langsung yang ke dukcapil, artinya akan sangat sedikit, tapi ini juga mendukung arahan dari Direktorat Jenderal kependudukan dan pencatatan sipil yaitu langkah tentang dukcapil GO-digital. Apa saja layanan online yang pertama? pendaftaran akta kelahiran itu sudah bisa langsung pemohon memasukkan data tinggal nanti warga yang bersangkutan bisa langsung ambi di kantor Dukcapil. Yang kedua antrian cetak KTP-el kan biasanya banyak itu melalui online saja. Nanti ktpnya kita jadikan ke Kecamatan warga masyarakat tinggal mengambil di kecamatan per-dua minggu akan diberikan pada awal bulan. Terus juga terkait dengan keluhan tentang data di BPJS, kita layani dengan WA, tentang pendaftaran kartu identitas anak kita layani di dukcapil, jadi semuanya kita dukung untuk memutus mata rantai virus corona dan diusahakan tidak terlalu banyak kerumunan. Adapun sampai jam 12 karena tingkat kunjungan dan juga tidak terlalu signifikan karena sistem orang itu cepetan kalau online semuanya bisa dalam waktu yang terukur di online,” pungkasnya. (Yatno)

Silahkan Berkomentar