Para Pelaku Seni Cirebon Gelar Aksi Izin Pentas

Cirebon – Seniman yang tergabung dalam Aliansi Seniman Cirebon (ASC) berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pelaku seni menuntut Pemkab Cirebon agar mengizinkan kegiatan pentas seni.

Mereka membawa bendera dan poster, juga pengeras suara. Aksi digelar di gedung DPRD dilanjut ke gedung Kantor Bupati Cirebon, Jum’at (10/7/20). Di depan Kantor Bupati Cirebon selain berorasi massa aksi mementaskan berbagai kreasi seni seperti tari topeng, buroq, wayang orang atau sandiwara, musik tarling beserta biduan pantura turut beraksi.

Unjuk rasa tersebut didasari faktor ekonomi yang mandeg selama pandemi covid-19 sekira lima bulan lebih tidak diizinkan manggung.

“Sudah empat bulan lebih kami tidak beraktivitas. Tabungan sudah habis, jadi kita meminta pengertian pemerintah tentang hal ini,” kata (sebut saja Indah) biduan pantura.

Kepala Disbudparpora Hartono menuturkan telah menerbitkan surat keputusan tentang pelonggaran aktivitas kesenian, dengan catatan seniman untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 dan ikuti regulasi yang sudah ditetapkan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Cirebon Hilmi Riva’i menjelaskan, Bupati telah mengizinkan aktivitas kesenian kembali digelar dan telah membuat sejumlah aturan terkait pencegahan penyebaran COVID-19 ketika ada pertunjukan seni.

“Kita akan kirim surat tembusannya ke camat-camat dan polsek,” ucap Hilmi.

Setelah mendapat titik terang mengenai tuntuannya, massa aksi bubar dikawal Pol PP. (Ind)

Silahkan Berkomentar