Sample Jenis Biji Kopi

SAMPEL DAY-LOT
Berkaitan tentang bagaimana penjual biji kopi memberikan pengalaman bagi para calon pembeli melihat langsung ketika panen tiba dan menjelaskan tentang lokasi tanaman seperti apa, dari mulai tanahnya, ketinggian dan faktor apa pun yang mampu mempengaruhi kualitas biji kopi itu sendiri. Sekilas mungkin hampir mirip tour ke kebun kopi dan langsung melihat bagaimana tipe pohon kopi kemudian tidak jarang dilakukan cupping session di tempat. Tentunya para cupper akan mengetahui faktor apa saja yang membentuk karakter rasanya.

SAMPEL BERDASARKAN TIPE
Sampel ini yang sering dilakukan oleh para penjual green bean, juga memudahkan para calon pembeli dan menghemat waktu tidak perlu langsung melihat lokasi panen. Contoh yang diberikan, sudah mewakili seperti apa karakteristik biji kopi untuk mengevaluasi biji kopi yang akan mereka beli.

  • Offer Sample – Sampel yang diberikan oleh produsen, koperasi atau eksportir untuk menawarkan biji kopi ke banyak calon pembeli. Apakah itu dengan mengambil sedikit masing-masing dari beberapa karung green bean, kemudian disatukan dalam satu plastik sampel atau bisa saja, dengan mengambil beberapa dari 1 karung untuk mewakili semuanya.
  • Pre-Ship Sample – Sampel yang diambil sebelum green bean dikirim melalui pengiriman kontainer. Karung-karung green bean yang akan dikirim dan dimasukkan ke kontainer, sebelum itu diambil beberapa biji kopi untuk sampel. Namun, terkadang offer sample dan pre-ship sample disatukan, hanya satu sampel yang akan diberikan untuk memastikan kualitas biji kopi masih sesuai harapan. Hal ini tergantung rentang waktu dari produsen mengirimkan biji kopi dan jeda waktu biji kopi akan dikirimkan.
  • Arrival Sample – Sampel yang diambil, ketika karung-karung green bean telah sampai pada gudang-gudang penyimpanan. Metode pengambilan sampel ini tergantung pemasok, apakah diambil sebagian secara keseluruhan atau diambil masing-masing dari keseluruhan biji kopi.
  • Spot Sample – Berkaitan dengan pembelian biji kopi yang dilakukan ketika biji kopi yang datang, kemudian calon pembeli lokal langsung membelinya, tanpa biji kopi mengalami masa penyimpanan yang lama saat biji kopi baru pertama kali sampai di gudang penyimpan.

Sampel biji kopi sangat perlu untuk mengetahui kualitas biji kopi, apakah itu sebelum kerja sama terjalin atau pun selama kerja sama sedang berlangsung. Sampel biji kopi bukan hanya untuk bahan pertimbangan evaluasi, tapi juga semacam memantau kualitas selama pengiriman jika biji kopi dipesan dari daerah yang jauh. (Disadur dari buku “Dear Coffee Buyer” karya Riyan Brown, dari Medium.com “Green Coffee Sample Types and Terms” karya Rachel Northrop img: greenbrrew.com)

Silahkan Berkomentar